coding computer hacker hacking html programmer programming script scripting
coding computer hacker hacking html programmer programming script scripting

Pengenalan dan Sejarah Singkat PHP

Posted on

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi web dinamis. PHP dapat digabungkan dengan HTML, CSS, dan JavaScript untuk menciptakan halaman web yang interaktif. PHP juga dapat digunakan untuk mengakses database seperti MySQL dan menangani pengiriman data melalui form HTML. PHP dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, dan MacOS dan dapat digunakan dengan berbagai server web seperti Apache dan Nginx.

 

Hypertext PreProcessor atau dikenal dengan nama Php merupakan bahasa pemrograman berbasis skrip server, dan merupakan tool yang sangat powerful untuk membuat halaman web yang dinamis dan interaktif.

Keluarga PHP 5.X  sampai terakhir sekarang pada saat tulisan ini dibuat yakni versi PHP 8.X mendukung sepenuhnya teknik Object Oriented Programming atau OOP.

PHP juga memiliki banyak fitur yang memudahkan pengembangan aplikasi web seperti:

  • Fungsi bawaan yang luas untuk melakukan tugas-tugas umum seperti enkripsi, pengarsipan, dan pengolahan gambar.
  • Dukungan untuk berbagai jenis database seperti MySQL, PostgreSQL, dan Oracle.
  • Dukungan untuk berbagai jenis protokol jaringan seperti HTTP, FTP, dan SOAP.
  • Keandalan dan skalabilitas yang tinggi karena arsitektur model-view-controller (MVC) yang dapat digunakan.
  • Ketersediaan berbagai library dan framework PHP yang dapat digunakan untuk mempercepat pengembangan aplikasi web.

PHP juga merupakan bahasa pemrograman open-source yang dapat digunakan dan diubah sesuai kebutuhan tanpa biaya atau batasan tertentu.

Selain itu, PHP juga memiliki komunitas pengembang yang sangat aktif, sehingga sangat mudah untuk menemukan bantuan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pengembangan aplikasi web menggunakan PHP. Hal ini juga berarti bahwa perangkat lunak yang ditulis dalam PHP umumnya memiliki dukungan yang baik dan pembaruan yang sering.

PHP juga dapat digunakan untuk membuat aplikasi web yang berjalan di berbagai platform seperti server, desktop, dan mobile. Hal ini memungkinkan pengembangan aplikasi web yang konsisten dan efisien, karena kode dapat digunakan kembali dan dikembangkan lebih lanjut untuk platform lain.

PHP adalah bahasa pemrograman yang populer dan banyak digunakan di industri, ini menyebabkan banyak perusahaan dan organisasi yang mencari developer PHP yang memiliki kemampuan yang baik dalam pengembangan aplikasi web.

Sejarah Singkat

PHP (Hypertext Preprocessor) pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Awalnya, PHP hanya digunakan sebagai skrip yang digunakan untuk mengelola data di website pribadi Lerdorf. Namun, setelah dia menyediakan kode sumbernya kepada publik, PHP mulai digunakan oleh banyak orang dan dikembangkan oleh komunitas pengembang yang semakin besar.

Pada tahun 1997, Andi Gutmans dan Zeev Suraski mengembangkan versi baru dari PHP yang disebut PHP 3.0. Versi ini menambahkan dukungan untuk objek dan fitur lain yang membuat PHP lebih mudah digunakan untuk pengembangan aplikasi web yang lebih kompleks.

PHP 4.0 dirilis pada tahun 2000, menambahkan dukungan untuk multithreading dan meningkatkan kinerja sistem. PHP 5.0 dirilis pada tahun 2004, menambahkan dukungan untuk model objek yang lebih baik dan fitur lain yang membuat PHP lebih mudah digunakan untuk pengembangan aplikasi web yang lebih canggih.

Sampai saat ini, PHP terus dikembangkan dan ditingkatkan, dengan rilis PHP 8 pada November 2020, yang menambahkan fitur-fitur seperti Just-in-Time (JIT) Compilation, Union Types, dan banyak fitur lainnya.

Rasmus Lerdorf merasa kurang puas dengan sistem yang ada pada saat itu sehingga dia menciptakan suatu model antarmuka yang dapat digunakan untuk menampung informasi tentang para pengunjung situsnya.

Awal mulanya Rasmus membuat antarmukanya menggunakan bahasa PERL, dan selanjutnya dia mengembangkannya menggunakan bahasa C untuk memberikan fleksibilitas pada antarmukanya.

<?php
echo "Halo, saya mencoba PHP";
?>

Editor yang Digunakan

Ada banyak editor yang dapat digunakan untuk menulis kode PHP, beberapa di antaranya adalah:

  1. Sublime Text: editor teks yang ringan namun kuat yang menyediakan fitur seperti penyelarasan otomatis, syntax highlighting, dan dukungan untuk banyak bahasa pemrograman.
  2. Visual Studio Code: editor teks yang dikembangkan oleh Microsoft yang menyediakan fitur seperti debugging, penyelarasan otomatis, dan dukungan untuk ekstensi yang dapat digunakan untuk menambahkan fitur tambahan.
  3. PhpStorm: editor khusus PHP yang dikembangkan oleh JetBrains. Editor ini menyediakan fitur seperti debugging, penyelarasan otomatis, dan analisis kode.
  4. Atom: editor teks yang dikembangkan oleh GitHub yang menyediakan fitur seperti debugging, penyelarasan otomatis, dan dukungan untuk ekstensi yang dapat digunakan untuk menambahkan fitur tambahan.
  5. Eclipse: editor yang dapat digunakan untuk banyak bahasa pemrograman, termasuk PHP. Editor ini menyediakan fitur seperti debugging, penyelarasan otomatis, dan dukungan untuk plugin yang dapat digunakan untuk menambahkan fitur tambahan.

Pilihan tergantung pada preferensi pribadi, tingkat keahlian, dan kebutuhan proyek, semua editor tersebut dapat digunakan untuk menulis, mengedit dan menguji kode PHP.

Berikut ini adalah contoh kodingan sederhana menggunakan PHP yang menampilkan pesan “Hello, World!” di browser:

<?php
echo "Hello, World!";
?>

Penjelasan:

  • Baris pertama menandakan dimulainya blok kode PHP.
  • Baris kedua menggunakan perintah echo untuk menampilkan teks “Hello, World!” di browser.
  • Baris ketiga menandakan akhir dari blok kode PHP.

Anda dapat menyimpan kode tersebut dalam file dengan ekstensi .php, lalu buka file tersebut menggunakan web browser, maka akan ditampilkan pesan “Hello, World!”

Anda juga dapat menggabungkan kode PHP dengan HTML atau CSS untuk membuat halaman web yang lebih kompleks.

 

contoh pembuatan website sederhana dengan kode php

Berikut ini adalah contoh pembuatan website sederhana menggunakan PHP yang menampilkan halaman yang berbeda sesuai dengan pilihan menu yang dipilih oleh pengguna:

File index.php :

 
[htmlscript]
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Simple PHP Website</title>
</head>
<body>
<h1>Simple PHP Website</h1>
<nav>
<a href="index.php?page=home">Home</a> |
<a href="index.php?page=about">About</a> |
<a href="index.php?page=contact">Contact</a>
</nav>
<div>
<?php
if (isset($_GET['page'])) {
$page = $_GET['page'];
if ($page == "home") {
include "home.php";
} else if ($page == "about") {
include "about.php";
} else if ($page == "contact") {
include "contact.php";
} else {
echo "404 Page Not Found";
}
} else {
include "home.php";
}
?>
</div>
</body>
</html>
[/htmlscript]

File home.php :

[php]</div>
<div class="p-4 overflow-y-auto"><code class="!whitespace-pre-wrap hljs language-css"><<span class="hljs-selector-tag">h2</span>>Home</<span class="hljs-selector-tag">h2</span>>
<<span class="hljs-selector-tag">p</span>>Welcome <span class="hljs-selector-tag">to</span> my simple PHP website.</<span class="hljs-selector-tag">p</span>>
</code></div>
<div>[/php]

File about.php :


[php]<<span class="hljs-selector-tag">h2</span>>About</<span class="hljs-selector-tag">h2</span>>
<<span class="hljs-selector-tag">p</span>>This is <span class="hljs-selector-tag">a</span> simple website created using PHP.</<span class="hljs-selector-tag">p</span>>[/php]

 

File contact.php :

<h2>Contact</h2>
<p>You can reach me at contact@example.com</p>

Penjelasan:

  • File index.php merupakan halaman utama yang menampilkan menu navigasi dan menampilkan halaman yang sesuai dengan pilihan menu yang dipilih oleh pengguna.
  • File home.php, about.php dan contact.php adalah halaman yang ditampilkan sesuai dengan pilihan menu yang dipilih oleh pengguna.
  • Pada index.php, kode PHP digunakan untuk mengecek apakah pengguna telah memilih halaman yang akan ditampilkan dengan mengecek variabel $_GET[‘page’]. Jika variabel tersebut ada maka akan di include file yang sesuai dengan pilihan user, jika tidak maka akan di include file home.php sebagai default.

Anda dapat menambahkan halaman lain sesuai dengan kebutuhan dan mengedit konten halaman yang sudah ada. Namun, pastikan untuk menambahkan kode PHP yang sesuai untuk menampilkan halaman baru pada file index.php.

 

Gravatar Image
Full Time Blogger | Tech Addict & Coffee | Yogyakarta Berhati Nyaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *